-->

ads

Sabtu, 03 November 2018

Istimewanya, Jamaah Umrah PT Darmawan di Mata Pengusaha Perkebunan Kurma Madinah

Istimewanya, Jamaah Umrah PT Darmawan di Mata Pengusaha Perkebunan Kurma Madinah

Suara Rakyat, News. MADINAH - Bila melihat ke arah timur dari Masjid Quba tampak hamparan pohon kurma yang begitu luas. 

Jarak dari masjid hanya sekira 1 kilomoter bila berjalan kaki hanya butuh waktu 5-10 menit saja.

Itulah salah satu perkebunan kurma terbesar di Kota Madinah. Dengan luas 3 hektare ini, para pemilik perkebunan dan toko kurma menyatakan bahwa hutan ini sudah di kelola turun temurun dari sang kakek.

Bahkan, sebelum melakukan hijrah nabi dari Mekah ke Madinah. Tidak heran, menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah Umrah yang menjadikannya sebagai tempat tujuan wisata, untuk diperhitungkan atau foto-foto.

 Salah satu penjual Musaf bin Umar mengatakan dalam sehari, biasanya  menghabiskan atau mengeluarkan lebih dari 1 ton kurma. 

"Kurma yang banyak dicari itu Azwa, atau kurma nabi," ujar Musaf bin Umar, di Madinah, Sabtu (3/11/2018)

Begitu besar pendapatan yang diperoleh dari jamaah Indonesia setiap tahun, membuat ia menjadi Indonesia sebagai konsumen teristimewa. 

Begitu istimewanya, setiap jamaah Indonesia yang dikunjungi mendapat gratis, sementara jamaah negara lain tidak.

"Saya senang dengan pembeli dari Indonesia, apalagi kalau jamaah PT Darmawan Tour and Travel sebagian besar belanja sini, jadi kita berikan keistimewaan," ujarnya.

Don't Miss

News Feed