-->

ads

Selasa, 21 Mei 2024

Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Menyapa SDN 410 Sekolah Terpencil dan Terluar di Kabupaten Wajo

Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Menyapa SDN 410 Sekolah Terpencil dan Terluar di Kabupaten Wajo


SUARARAKYAT.NEWS - Wajo - Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wajo Drs. H. Alamsyah, M.Si bersama Anggota DPRD Kabupaten Wajo kapasitaanya dari dapil 5 Asrijaya Latief , Camat Sajoanging, Para Kabid disdikbud, para pengawas, kepala Sekolah TK, SD dan SMP se Kecamatan Sajoangin, Tiga sekolah yang dikunjungi yaitu SDN 410 Desa Akkotengeng Kecamatan Sajoanging, SMP Negeri 2 Kecamatan Penrang dan SMP 2 Kecamatan Majauleng Rabu (15/5/24).



Menurut Drs. H. Alamsyah, M. Si kunjungan kami kesekolah yang pertama, ingin memastikan solidaritas terhadap kekompakan dan tanggung jawab masing-masing mulai pengawas, kepala sekolah dan guru sekolah sudah menjalankan tugas dengan baik jangan sampai pembagian tugas ini persoalan struktural selalu ada persoalan mis sehingga mis itulah yang membuat kita terlambat bergerak tidak liner bekerja tidak profesional bekerja. 



Yang kedua, bahwa saya hadirkan semua kabid tidak lain adalah kita harus terintegrasi semua program yang kita buat, jangan sampai semula buat Program tidak sama semula programnya di dinas pendidikan jangan sampai hanya di meja mengeksekusi magnosa padahal bukan itu yang dibutuhkan dibawa dan yang ke tiga, Kolaboratif bahwa jantungnya sekolah adalah di masyarakat, ajak pak camat,  ajak Dewan terhormat bicara tentang sekolah dan yang terpenting saya datang "saya beri semangat, kenapa karena baru kemarin saya cairkan semua sertifikasinya 26 Kabupaten seluruh Indonesia ternasuk Wajo yang mampu mencairkan sertifikasinya, " Ujar Alamsyah


Sekolah Pertama yang dikunjungi adalah SDN 410 Akkotengeng Kecamatan Sajoanging, tiba sekitar pukul 07:00 WITA, Menurut Alamsyah kedatangannya untuk melihat langsung kondisi di sekolah tersebut, termasuk fasilitas sarana dan prasarana karena sekolah yang terpencil dan terluar di kabupaten wajo, Kepada siswa-siswi, guru sekolah. Alamsyah mengaku merasa bahagia bisa bertemu dan menyapa mereka. Dia juga mengingatkan siswa-siswi, khususnya kelas I dan kelas ll untuk belajar lebih giat dan menjaga Kesehatan dan kebersihan, "imbuhnya


Selanjutnya Di SMPN 2 Penrang kami singgah untuk memastikan ikut lomba mapaccing kenapa momentun mapaccing itu karena tidak lama lagi tahun pelajaran akan tutup akhir tahun pelajaran lama liburnya anak-anak kita kalau anak-anak sudah libur tentu sekolah tidak bersih, di samping juga itu karena kami juga Kadis DLH  tentu lingkungan hidup ini harus diberi energi dari disdikbud salah satu energinya itu ciptakan sekolah  mapaccing, "ujar kadis DLH juga selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 


Selanjutnya H. Alamsyah melanjutkan perjalanan singgah di SMPN 2 Majauleng mengajukan proposal  di samping sekolah penggerak dia mau menjadi sekolah  budaya karena begitu banyaknya berbagai situs-situs yang berdekatan dengan cagar budaya cagar tosora dan berbagai Kebudayaan yang berkembang di daerah Majauleng. 


Dalam kesempatan tersebut, H. Alamsyah memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mengabdikan dirinya. Menurut Alamsyah tanpa jasa guru dirinya tidak akan menjadi begini (Kepala Dinas). Tutup Alamsyah. (Ar

Don't Miss

News Feed